Program Studi Pascasarjana Ilmu Pengelolaan Hutan (IPH) IPB University Lakukan Studi Lapang di KPH Indramayu, Dorong Riset Responsif Kebutuhan Lapangan
Indramayu, 17 Mei 2025 – Dalam upaya memperkuat pemahaman praktis mengenai pengelolaan hutan produksi, mahasiswa Program Studi Pascasarjana Ilmu Pengelolaan Hutan (IPH), Departemen Manajemen Hutan (DMNH), Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University, melaksanakan kegiatan studi lapang ke Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Indramayu – Perum Perhutani.
Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk terlibat langsung dalam praktik pengelolaan hutan produksi, khususnya sistem agroforestri berbasis tebu dan kayu putih. Melalui observasi lapang dan diskusi dengan para pengelola hutan, mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi persoalan riil di lapangan sebagai dasar penyusunan topik riset yang kontekstual dan solutif.
“Semoga kedatangan mahasiswa Pascasarjana IPH IPB ini dapat memberikan kritik yang membangun bagi pengelolaan hutan di Indramayu, khususnya dalam mengatasi konflik sosial yang tinggi,” ujar Administratur KPH Indramayu, dalam sambutannya.
Kegiatan ini tidak hanya memperkaya pengalaman akademik mahasiswa, tetapi juga menjadi bentuk nyata integrasi antara dunia pendidikan tinggi dengan praktik pengelolaan sumber daya alam. Riset-riset yang lahir dari pengamatan lapangan diharapkan mampu menjadi jembatan solusi bagi tantangan yang dihadapi para pengelola hutan di tingkat tapak.
Ketua Departemen Manajemen Hutan IPB University, Dr. Soni Trison, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen departemen dalam mencetak lulusan yang adaptif terhadap realitas pengelolaan hutan. “Kami mendorong agar mahasiswa tidak hanya belajar dari buku, tetapi mampu merespons isu-isu aktual di lapangan. Dengan terjun langsung, mereka bisa merancang penelitian yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berguna bagi para pengelola hutan dan masyarakat,” jelasnya.
Kegiatan studi lapang ini menjadi salah satu bentuk kontribusi IPH IPB University dalam mendorong sinergi antara akademisi dan praktisi dalam kerangka pengelolaan hutan lestari dan berkelanjutan.